April 3, 2025

Menbud gaungkan semangat peran pers mengawal kebijakan pemerintah

Banjarbaru – Fadli Zon, Menteri Kebudayaan, mendorong peran media. Dalam mengawasi keputusan pemerintah, seperti yang sedang diupayakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Untuk mencapai ketahanan pangan yang mandiri.

“Peran pers sangat penting dalam menjaga kedaulatan pangan melalui pemberian informasi berkualitas,”  Tvtogel ujarnya ketika acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada hari Minggu.

Fadli Zon menegaskan bahwa tugas pers yang sejati adalah memberikan pendidikan dan belajar kepada masyarakat, bukan hanya sekedar memberitakan informasi.

Itulah sebabnya, dalam mengawal kebijakan sektor-sektor penting seperti pangan, pers harus benar-benar memantau untuk mencapai transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaannya.

“Pada saat tanpa jurnalisme berbasis data, masyarakat dapat terperangkap dalam disinformasi,” ujar Fadli Zon yang mewakili Presiden Prabowo.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Plt Sekretaris Daerah Muhammad Syarifuddin, Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk mendukung media yang bertanggung jawab.

Terlebih lagi, Kalsel menempati peringkat teratas dalam Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) dengan skor 80,91 menurut survei Dewan Pers pada tahun 2024.

Tindakan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung kebebasan media dalam memberikan informasi yang jujur kepada masyarakat untuk meningkatkan transparansi.

Pada kesempatan tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan buku Bumi Lambung Mangkurat Bentangan Zamrud, yang merupakan karya PWI Pusat dan Kalimantan Selatan, kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, Menbud juga memberikan buku bertajuk Pesona Wayang.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry CH Bangun selaku penanggung jawab HPN 2025, dikatakan bahwa ribuan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, hadir dalam acara tersebut.

“Semangat kami sama, yaitu PWI merah putih dan NKRI harga mati,” tuturnya.

Dia mengingatkan kembali pentingnya peran pers dalam menjaga kedaulatan negara, yang merupakan warisan dari para tokoh pers pendahulu berdasarkan keputusan di Kongres PWI pertama pada tanggal 9 Februari 1946 di Solo.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.